Pages

Wednesday, February 2, 2011

'sahabat TERbaik'


Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Ditengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar temannya. Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir; HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENAMPAR PIPIKU.
Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, di mana mereka memutuskan untuk mandi. Orang
yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil diselamatkan oleh sahabatnya. Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di atas batu; HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENYELAMATKAN NYAWAKU.
Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya, "Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir, dan sekarang kamu menulis di batu ?" Temannya sambil tersenyum menjawab, "Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya di atas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan tersebut. Dan bila sesuatu yang luar biasa terjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar tidak bisa hilang tertiup angin."
 
Dalam hidup ini sering ada beda pendapat dan konflik kerana sudut pandang yang berbeda. Oleh kerana itu, cobalah untuk saling memaafkan dan lupakan masalah lalu. Belajarlah menulis diatas pasir.

* tak kira berapa ribu kali pon aku baca dan cuba untuk lakukan seperti apa yg diperkatakan di atas, aku tetap gagal sebab aku mmg tak mampu untuk menulis di atas pasir. Bukan niat untuk berdendam tp padaku kemaafan hanya untuk meraka yg layak sahaja.

2 comments:

Lollipop